Sistem Bandongan di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Lestarikan Tradisi Pesantren

Kontributor Umum 12 Feb 2026 35 Views

Jombang, 12 Februari 2026 — SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng menerapkan sistem pembelajaran Bandongan sebagai salah satu metode unggulan dalam kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah berbasis pesantren tersebut.

Bandongan merupakan kegiatan pembelajaran tradisional khas pondok pesantren, di mana guru atau kiai menerangkan materi, sementara santri menyimak dan mencatat penjelasan yang disampaikan.

Kegiatan ini melibatkan guru sebagai pemateri dan para santri sebagai peserta. Salah satu santri, Abdurrahman Alfarizi, menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut dalam proses pembelajaran agama.

Kegiatan Bandongan dilaksanakan secara rutin dalam jadwal pembelajaran di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng.

Sistem ini diterapkan di lingkungan SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng yang berada dalam naungan pondok pesantren.

Tujuan Bandongan adalah untuk mengajarkan dan mewariskan ilmu secara langsung dari kiai kepada santri. Selain itu, metode ini juga melatih kemampuan menyimak dan mencatat materi pelajaran.

Dalam pelaksanaannya, guru menjelaskan materi kitab atau pelajaran agama secara langsung di hadapan santri. Para santri kemudian menyimak dengan penuh perhatian sambil menuliskan poin-poin penting sebagai catatan pribadi.

Menurut Abdurrahman Alfarizi, kegiatan Bandongan sangat dibutuhkan karena melalui metode tersebut santri dapat memperoleh banyak ilmu pengetahuan agama yang akan sangat bermanfaat di masa mendatang, dan santri juga dapat menerapkan ilmu-ilmu yang sudah mereka dapatkan dari kegiatan bandongan di pondok pesantren.

Kontributor oleh: Much. Rajib Akbar Zulfikar (X-DKV)















Kontributor Umum

Kontributor aktif di SMK Plus Khoiriyah Hasyim Tebuireng Jombang.