JOMBANG — Semangat mengenalkan potensi pariwisata daerah terus tumbuh di kalangan generasi muda. Hal itu ditunjukkan oleh siswa SMK Plus Khoiriyah Hasyim yang turut ambil bagian dalam Lomba Video Pariwisata Jombang 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Jombang.
Lima siswa, yakni Amriyono, Achmad Khafidul Huda, Maulidin Zaidan F, Aulia Puspa S, dan Alin Rosianti S, berkolaborasi menghasilkan karya visual yang mengangkat daya tarik destinasi wisata di Kabupaten Jombang.
Pada 11 Agustus 2026, mereka memilih Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari (MINHA) di kawasan Tebuireng, Jombang, sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar. Tempat yang memiliki nilai sejarah dan religi tersebut menjadi latar bagi siswa untuk menangkap berbagai sisi menarik yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui media audiovisual.
Bagi para siswa, mengikuti lomba bukan sekadar mengejar kemenangan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk belajar mengolah ide, bekerja sama, mengembangkan kreativitas, sekaligus memahami bagaimana sebuah destinasi wisata dapat dikemas menjadi cerita yang menarik.
Melalui kamera, mereka berusaha melihat Jombang dari sudut yang berbeda. Bangunan, lingkungan, suasana, hingga berbagai daya tarik di sekitar destinasi wisata menjadi bagian dari visual yang mereka sajikan. Setiap gambar diharapkan mampu menyampaikan pesan bahwa Jombang memiliki kekayaan wisata yang layak dikenal lebih luas.
Keikutsertaan dalam lomba ini juga menjadi kesempatan bagi siswa SMK Plus Khoiriyah Hasyim untuk mengasah kemampuan sekaligus berkompetisi dengan generasi muda lainnya. Mereka didorong untuk tidak hanya menjadi penikmat pariwisata, tetapi juga ikut berperan sebagai pengenal dan promotor potensi daerah.
Karya visual yang dibuat diharapkan dapat menjadi media untuk memperkenalkan berbagai objek wisata serta potensi ekonomi kreatif lokal Kabupaten Jombang kepada masyarakat luas. Dengan kreativitas generasi muda, destinasi yang sebelumnya hanya dikenal masyarakat sekitar dapat memiliki peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Lebih dari sekadar sebuah perlombaan, kegiatan ini menjadi gambaran bagaimana generasi muda dapat mengambil peran dalam mempromosikan daerahnya. Melalui ide, kamera, dan kreativitas, siswa SMK Plus Khoiriyah Hasyim mencoba menghadirkan cerita tentang Jombang dalam bentuk yang lebih dekat dengan perkembangan media saat ini.
Dari Tebuireng, langkah kecil itu dimulai: merekam keindahan, mengangkat cerita, dan memperkenalkan Jombang kepada dunia melalui karya visual anak muda.